NARKOBA FAMOUS DI KALANGAN ARTIS

HOLA AMIGO!!

Artikel Damai kali ini akan membahas mengenai jenis jenis narkotika yang terkenal di kalangan para artis. Sepanjang tahun 2022 banyak kasus artis atau public figure di Indonesia yang tersandung kasus ini. Sampai penyanyi tampan, Ardhito Pramono juga ikut terseret lhoo. Adapun pengertian narkoba menurut UU Tahun 2009 Tentang Narkotika  pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan. Obat-obatan tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaiannya berlebihan. Pemanfaatan dari zat-zat itu adalah sebagai obat penghilang nyeri serta memberikan ketenangan. Biasanya nih, orang-orang yang terjerat narkoba akan direhabilitasi sampai dikenai sanksi hukum.

Berikut ini adalah beberapa jenis narkoba yang trend di Indonesia dan efeknya bagi tubuh kita;

1. Ganja

Ganja adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang bisa menciptakan pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).

(Sumber: KlikDoc)

(Sumber : Klik Doc)

Terlalu lama menggunakan ganja dapat menyebabkan terhambatnya fungsi otak. Efek ganja juga dapat memengaruhi perkembangan otak pada remaja, mulai dari hilangnya fokus, berkurangnya kemampuan mengingat, dan terganggunya konsentrasi belajar. Seiring waktu, ganja dapat menyebabkan kerusakan paru-paru dan pembuluh darah, karena asapnya mengandung racun serta zat pemicu peradangan dan sel kanker.

2. Sabu-sabu

Jenis selanjutnya yang terkenal adalah sabu-sabu. Narkoba jenis Sabu-sabu, atau yang juga dikenal sebagai methamphetamine atau crystal meth, adalah narkotika yang sangat adiktif. Bentuknya putih, tidak berbau, pahit, dan menyerupai kristal.

(Sumber : BNN)

Namun perlu diperhatikan bahwa zat ini mengandung dopamine yang dapat memberikan efek rasa senang dan bersemangat pada pengguna. Jika digunakan secara berlanjut, maka dapat menyebabkan sulit tidur atau insomnia, depresi, nafsu makan menurun, suhu tubuh meningkat beserta tekanan darah dan detak jantung. Bahkan hingga dapat menyebabkan disfungsi otak yang berlanjut kepada struk. Cara mengkonsumsinya bermacam-macam, dengan rokok, dihisap, dan disuntikkan langsung ke pembuluh darah.

3. Ekstasi

Ekstasi merupakan salah satu jenis narkotika ketiga yang paling banyak digunakan di Indonesia. Ekstasi termasuk dalam narkotika golongan I Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika karena ekstasi mengandung zat narkotika berupa MDMA (metilendioksimetamfetamina). MDMA adalah senyawa kimia yang sering digunakan sebagai obat rekreasi yang membuat penggunanya menjadi sangat aktif. Salah satu public figure yang pernah terjerat narkotika jenis ini adalah influencer terkenal, Lucinta Luna.

(Sumber : Tribun News)

Sebuah studi yang dilakukan oleh National Institute on Drug Abuse menyatakan bahwa penggunaan MDMA dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan penurunan fungsi otak. MDMA membuat hippocampus (bagian otak yang menyimpan memori) akan menyusut. Penyusutan hippocampus ini yang menimbulkan kepikunan, termasuk masalah belajar dan memori.

4. Tembakau Gorila

Jenis ini lumayan sering ditemukan pada kasus-kasus penangkapan kepemilikan obat-obatan terlarang. Artis yang pernah terjerat oleh narkotika ini adalah Fico Fahriza sampai Bobby Joseph!

Tembakau Gorilla atau disebut juga Tembakau Super biasanya dicampur dengan tembakau rokok kemudian dilinting seperti menggunakan ganja, kemudian diisap. Dan efek yang ditimbulkan bisa berupa halusinasi, rasa senang berlebihan dan pastinya ketergantungan (adiktif). Bahkan pada beberapa orang yang tidak kuat menahan efeknya, bisa mengalami muntah-muntah hingga black out.

(Sumber : Detik News)

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh BNN, Tembakau Gorilla ini nyatanya mengandung ganja sintetis yaitu 5-fluoro ADB. Zat ini tercantum dalam daftar narkotika Golongan 1 nomor 95. 5-fluoro ADB, atau dikenal juga sebagai 5F-MDMB Pinaca, merupakan Cannabinoid sintetik yang digunakan sebagai bahan aktif pembuatan ganja sintetik. Zat ini dianggap berbahaya setelah munculnya 10 kasus kematian di Jepang, di mana para korban mengalami asfiksia (kekurangan oksigen dalam tubuh dan peningkatan akumulasi karbondioksida) akibat menghisap rokok dengan campuran bahan herbal yang mengandung zat baru Cannabinoid sintetik.

Walaupun efeknya memberi kesenangan dan ketenangan, tetap saja semua jenis narkotika dan obat-obat terlarang tidak boleh dicoba ya, Sobat Damai. Kita sebagai penerus bangsa yang cerdas harus berani berkata TIDAK pada NARKOBA!

Penulis: Putri S.A

0 comments on “NARKOBA FAMOUS DI KALANGAN ARTISAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.