free page hit counter

Kartini Dalam Belenggu Tradisi

Hari Kartini rajin diperingati setiap tanggal 21 April oleh masyarakat Indonesia, utamanya kaum perempuan Bumiputra. Perempuan bernama lengkap Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat ini harum semerbak namanya dalam jalinan sejarah. Betapa tidak, ia abadi dalam lagu ciptaan W.R. Supratman berjudul Ibu Kita Kartini.

RA Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi (Nusantara). Kegigihan Kartini tak lepas dari latar belakang keluarganya yang dikenal suka akan kemajuan. Ia merupakan cucu dari Bupati Demak, Pangeran Ario Tjondronegoro sekaligus putri dari Bupati Jepara, RM Adipati Ario Sasroningrat.

Untuk diketahui, pada tahun 1902, hanya ada 4 orang Bupati yang dikenal pandai menulis dan bercakap dalam bahasa Belanda di seluruh pulau Jawa dan Madura. Kakek dan ayah RA Kartini adalah dua dari empat Bupati tersebut.

Sedari kecil, Kartini tumbuh dalam lingkungan yang penuh diskriminasi. Ia menyaksikan diskriminasi yang terjadi pada ibunya yakni Mas Ajeng Ngasirah. Kendati istri pertama, Ngasirah hanyalah selir dan tidak tinggal di rumah Bupati. Perlakuan sang ayah jelas berbeda dibandingkan istri lainnya yang masih keturunan Ratu Madura.

Kartini bersekolah di Europeesche Lagere School (ELS) pada tahun 1885. Di sinilah Kartini mahir berbahasa Belanda. Kala itu, hanya 11 gadis Indonesia yang bersekolah di ELS. Hal ini menandakan betapa istimewanya kebangsawanan Kartini.

Namun, setamatnya ia dari ELS, tradisi Jawa membelenggunya. Ia dipingit sebelum memasuki masa pernikahan bagi gadis Jawa. Sejak 1892, Kartini resmi terkurung dalam tembok kamarnya. Kesedihan memenuhi suasana hati Kartini masa itu. Kendati demikian, ia terus belajar, hari-hari Kartini dilalui dengan membaca buku dan majalah berbahasa Belanda.

Dari membaca, Kartini tertarik pada pemikiran perempuan Eropa. Bahkan beberapa tulisan Kartini tentang emansipasi wanita sempat dimuat dalam De Hollandsche Lelie. Tradisi boleh membelenggunya, namun angan dan cita-cita Kartini ternyata terbang menembus tembok kamarnya. Berkat ketekunannya, Kartini dikenal luas oleh orang-orang Belanda.

Semasa dipingit, Kartini rajin bersurat dengan sahabat penanya, tak terkecuali Nyonya Abendanon. Disinilah, Kartini iri dengan kebebasan wanita-wanita Belanda terutama dalam mengeyam pendidikan. Kartini begitu ingin mendobrak tradisi yang mengikatnya.

Setelah keinginannya belajar ke Eropa tak terkabul, dipingit, dan tak merasakan kebebasan layaknya perempuan sebayanya, Kartini juga tak berdaya menolak perjodohannya dengan Bupati Rembang, K.R.M Adipati Ario Singgih Djojoadiningrat.

Kartini menerima perjodohan tersebut dengan catatan diberi izin dari calon suami untuk mengembangkan ukiran Jepara, mendirikan sekolah bagi perempuan Jawa dan diperkenankan menulis sebuah buku.

Setelah permintaannya dikaperkenankan. Akhirnya, Kartini menikah pada tanggal 8 November 1903 tanpa mengenakan baju pengantin beruntaian bunga melati dan tanpa berlutut atau mencium kaki sang suami.

Mengenang kembali gagasan R.A Kartini, bahwa gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya.

Setelah permintaannya dikabulkan, akhirnya, Kartini mendapatkan jawaban atas keresahannya selama ini, bahwa pendidikan adalah syarat mutlak untuk mengangkat derajat perempuan Jawa (Indonesia). Pendidikan tak boleh memandang latar belakang. Sebab pendidikan laksana pelita dalam kehidupan, habis gelap terbitlah terang.

Sumber:
Habis Gelap Terbitlah Terang – Armijn Pane
Kartini: Pejuang dari balik dinding pingitan – Wahjudi DJaja

Penulis: Siska Irma Diana

0 comments on “Kartini Dalam Belenggu TradisiAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

hacklink al duşakabin fiyatları fethiye escort bayan escort - vip elit escort dizi film izle erotik film izle duşakabin hack forum marsbahis marsbahis marsbahisTaraftarium maç izlecasibombettiltzlibraryMatadorbetradabetxslotparibahisjojobetbetturkeyimajbetcasibomimajbetjojobetvbetextrabetmarsbahismarsbahis giriştumbetbets10casibommarsbahisExtrabetGüncel girişcasibom girişjojobetcasibomcasibomjojobetcasibomikimislibycasinoorisbetyouwin casinocasibomJojobetcasibombetvolebetparkjojobet girişmeritkinggalabetcasibomimajbetsekabetbetebetbetkanyonbelugabahisasyabahisbetkomsetrabetbahsegelbetistbetturkeymilanobetmaltcasinovevobahisBetkomGrandpashabet matadorbetgrandpashabetgrandpashabetgrandpashabetgrandpashabetgrandpashabetgrandpashabet twittergrandpashabetbetvole,betvole girişvbetmostbetorisbetbetcupbetpasbetparkbetexper