CARA MENGURANGI RESIKO TEPAPAR COVID-19

Jumlah pasien yang ditanyakan positif COVID19 di Indonesia saat ini sudah mencapai angka lebih dari 1.500 orang. Angkanya terus menerus bertambah, begitu juga dengan angka kesembuhan dan kematian yang diakibatkan oleh COVID19. Hal tersebut tentunya membuat sebagian orang panik melihat pesatnya jumlah pasien positif dari hari ke hari. Seperti yang telah dipaparkan para ahli, mereka menyatakan bahwa COVID19 dapat hidup di permukaan benda selama beberapa jam bahkan beberapa hari. Hal teserbut tentunya mengharuskan kita untuk dapat menjaga pola hidup sehat, bukan hanya memakan makanan yang begizi dan banyak mengandung vitamin. Tetapi juga mengharuskan kita untuk dapat menjaga kebersihan tubuh.

Berikut adalah cara yang bisa terapkan dalam menjaga kebersihan tubuh:

  1. Mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir minimal 20 detik. Kita dapat meilihat panduan bagaimana cara mencuci tangan yang benar dari berbagai sumber di internet. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir juga harus kita lakukan ketika kita tiba di rumah, tempat kerja, sebelum dan sesudah makan, dan setelah menggunakan toilet.
  2. Gunakan cairan pembersih tangan dengan minimal alkohol 60% jika sabun dan air mengalir tidak tersedia.
  3. Tutup hidung dan mulut dengan siku terlipat ketika batuk atau bersin atau gunakan tisu. Pastikan tisu yang telah digunakan dibuang ke tempat tertutup.
  4. Jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain.
  5. Hindari menyentuh bagian wajah sebelum mencuci tangan. Karena itu bisa jadi pintu masuk virus.

Selain menjaga kesersihan tubuh ada pula berberapa hal yang perlu kita lakukan untuk mecegah diri dari COVID19 yaitu melakukan anjuran pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar rumah atau disebut juga social distancing. Mengapa hal tersebut perlu untuk dilakukan?

Kita tidak pernah tahu siapa yang terjangkit dan akan terjangkit COVID19. Disatu sisi orang yang yang dinyatakan positif COVID19 memang menimbulkan berbagai gejala, seperti batuk, demam dan sesak nafas. Namun dibeberapa kasus ada pula orang yang dinyatakan positif COVID19 tanpa megalamai gejala yang disebutkan.

Nyatanya mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Dengan melakukan social distancing atau mengurangi kontak antarwarga kita dapat membantu mengurangi rantai penyebaran COVID19, mengingat virus tersebut dapat menular dengan mudah melalui percikan batuk ataupun napas orang yang sakit. Maka dari itu tindakan mencegah dengan melakukan social distancing sangat dibutuhkan sekarang ini. Mari bersama kita jaga kesehatan dengan pola hidup yang benar dan untuk sementara waktu lakukan social distancing.

Penulis : Tri Puji

0 comments on “CARA MENGURANGI RESIKO TEPAPAR COVID-19Add yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *