Netizen Cerdas Kawal Perdamaian Medsos

Media sosial secara tidak sadar saat ini, menjadi salah satu bagian terpenting dalam kehidupan bermasyarakat. Media sosial tak ubahnya sebagai tempat eksistensi diri bahwa kita ‘ada’ di dunia ini. Tanpankita sadari media sosial layaknya makanan sehari-hari. Selain menjadi hiburan dikala penat, media sosial menjadi tempat berkomunikasi, mencari informasi, dan bertukar informasi. Pengguna sosial media juga tidak ada batasan umur dan pekerjaan. Semua orang dapat mengakses media sosial secara bebas.

Disinilah kita dituntut menjadi Smart Netizen atau Netizen Cerdas sebab informasi yang kita dapst setiap detiknya harus kita saring dengan bijak. Hoax yang tumbuh dan berkembang setiap detiknya layak virus di sosial media kita. Menjadi sumber dari perpecahan dan kekerasan di media sosial. Konten kekerasan yang tersaji di media sosial baik secara visual maupun tulisan. Kita sebagai netizen dituntut untuk mebava segala informasi yang disajikan secara menyeluruh dan mencari tahu lebih lanjut mengenai informasi yang di dapat. Kita harus bijak pula dalam menyikapi segala informasi yang ada saring sebelum sharing harus selalu kita lakukan, agar kita bukan menkadi salah satu bagian dari penyebaran berita hoax. Kurangnya minat baca dikalangan anak muda saat ini menjadi salah satu sumber dari adanya perpecahan di media sosial.

Memberikan opini secara benar di media sosial merupakan bentuk dari demokrasi. Sayangnya, kita terkadang lupa dalam mengutarakan opini di media sosialpun terdapat etika tersendiri. Netizen harus berhati-hati dalam menyampaikan opininya di media sosial agar tidak merugikan orang lain. Ingat walaupun bebas berkomentar di medsos tetapi kita tetaplah negara hukum. Ada undang-undang ITE yang dapat menjerat kita, bila kita salah dalam menggunakan media sosial.

Lantas bagaimana sebaiknya kita menjadi Smart Netizen di dunia maya?  budaya literasi harus kembali kita lakukan sebagai salah satu benteng dalam menangkal segala bentuk kekerasan dan perpecahan dalam media sosial. Hoax dan ujaran kebencian tidak akan tumbuh pesat bila kita tidak mudah percaya dengan informasi yang ada. Selain itu dalam memberikan opini maupun komentar gunakan tata bahasa yang tidak mengandung sara dan dapat menyinggung pihak lainnya. Kritis dalam menerima segala infromasi dan tidak ikut terpancing emosi maupun terbawa arus mengenai pemberitaan yang tidak bertanggung jawab. Bisa menjadi beberapa solusi yang dapat saya tawarkan.

Akhir kata, saya mengingatkan bahwa segala sesuatu yang kita lakukan didunia nyata maupun didunia maya ada balasannya tersendiri dari Yang Maha Kuasa. Terlebih drekam jejak dari dunia maya sukar untuk  dihapuskan.

Penulis : Jinan V.B (Benteng Damai)

0 comments on “Netizen Cerdas Kawal Perdamaian MedsosAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *