Hidup Rukun Berdampingan Walau Beda Keyakinan

Halo sobat damai sekalian !

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Indonesia kita merupakan bangsa yang ber-Agama juga bangsa yang beragam dalam hal keyakinan maupun kebudayaan.

Kita sudah dikenalkan sejak dini, bahkan di pendidikan formal maupun non formal, bahwa kita selalu hidup berdampingan dengan begitu banyak keberagaman.

Dibalik keistimewaan dan anugerah yang diberikan Tuhan kepada bumi Nusantara, tentunya ada amanah dan tantangan yang harus dihadapi dalam menjaga kerukunan juga persatuan. Beberapa kali negara kita di hadapkan dengan isu horizontal, seperti perpecahan yang ditimbulkan karena kepentingan untuk mendirikan keyakinan segilintir orang. Tidak hanya sekali, sudah beberapa kali negara ini di asapi dan dibumbui oleh rempah-rempah perpecahan.

Sungguh luar biasa lika-liku perjalanan bangsa kita bisa bertahan dari berbagai macam isu perpecahan. Indonesia bangsa yang besar, tentu ada, sedikit atau banyaknya yang ingin merusak kerukunan dan persatuan bangsa ini, namun seperti yang diajarkan oleh beberapa agama, bahwa hidup rukun, toleransi dan tolong menolong wajib untuk dilakukan sebagai sesama hamba Tuhan.

Agama boleh beda, warna kulit boleh beda, budaya dan bahasa boleh beda. Tapi kita memiliki kedudukan yang sama sebagai manusia, dan mempunyai hak yang sama untuk hidup berbangsa dan bernegara dengan rukun dan damai.

Beberapa tips yang dapat dilakukan oleh kita sebagai bagian dari bangsa dan negara Indonesia, juga sebagai umat ber-agama dalam menjaga kerukunan agar bisa hidup beriringan dan berdampingan, diantaranya:

Pertama, Sadari bahwa kita bangsa beragam dan ber-agama. Agama tidak hanya membahas perihal hubungan hambanya kepada sang pencipta, namun juga di dalamnya terdapat anjuran untuk hidup berbangsa dan bernegara. Tentu hal ini harus ditanamkan dalam hati, bahwa beragama tentu tidak bertentangan dengan perbedaan.

Kedua, Bersikap ramah dan santun terhadap sesama. Setelah kita paham bahwa kita mempunyai saudara sebangsa dan negara, tentu sikap ramah, sopan dan satun ala bangsa timur sudah menjadi tradisi Indonesia. Tidak boleh untuk dilupakan, seminimalnya lakukan 3 hal ini, diantaranya: ucapkan maaf jika melakukan kesalahan, ucapkan minta tolong jika meminta bantuan dan ucapkan terima kasih jika sudah menerima bantuan.

Ketiga, Tolong-menolong tanpa pamrih kepada yang membutuhkan. Jika ada rekan, saudara dan tetangga kita yang butuh pertolongan. Jika kita mampu untuk memberikan bantuan, berikanlah bantuan dengan ikhlas tanpa ada embel-embel untuk dibalas.

Keempat, Toleransi dalam menjalin hubungan horizontal. Sebagai makhluk sosial tentu tidak luput dari salah, khilaf dan pertentangan. Maka toleransi menjadi kunci agar kita terhindar dari pergesekan yang dapat menimbulkan perpecahan, maklumi apa yang sekiranya bisa di maklum. Sampaikan kekurangan dengan baik jika terdapat kesalahan agar dapat menjadi lebih baik

Kelima, Jalin silaturahmi. Menjalin hubungan baik tentu tidak dilarang walaupun beda keyakinan, bertamulah atau bermain bersama, agar tumbuh rasa saling menghargai dan memiliki sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Semoga bermanfaat sobat damai sekalian, mari berbangga menjadi bagian dari Indonesia.

Salam Damai..!!

0 comments on “Hidup Rukun Berdampingan Walau Beda KeyakinanAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai Sobat Damai ?