free page hit counter

Stop Ujaran Kebencian!

Beberapa waktu ini media sosial diramaikan dengan seseorang bernama Pangeran Mateen berasal dari Brunei yang banyak di puja oleh netizen Indonesia salah satunya karena parasnya, mereka beramai-ramai mengomentari postingan di akun instagramnya. Selain itu Anisha Isa sebagai kekasih dari Pangeran Mateen tidak luput dari kecemburuan netizen Indonesia, banyak netizen yang mengomentari akun instagramnya dengan ujaran kebencian karena tidak menyukai hubungannya dengan Pangeran Mateen hingga membuat ia memprivate akun instagramnya.

Selanjutnya ada Han So-hee aktris asal Korea Selatan. Seiring dengan popularitas drama The World of the Married yang ia bintangi, instagramnya ramai dengan komentar ujaran kebencian dan menyebutnya “Pelakor” yang berasal dari singkatan Perebut Laki Orang dikarenakan perannya sebagai orang ketiga dalam drama tersebut.

Dan yang belum lama ini sempat juga menjadi trending topik di sosial media twitter yaitu, Reemar Martin. Ia adalah selebgram atau seleb tiktok yang berasal dari Filipina, akunnya di report oleh banyak netizen perempuan di Indonesia karena mereka cemburu pada kekasihnya yang sering melihat postingan instagram atau video tiktok dari Reemar. Permasalahan ini pun sempat menyeret salah satu Fandom dari Boy Group populer asal Korea Selatan “BTS” netizen laki-laki di Indonesia banyak yang menganggap bahwa akun Reemar telah di report oleh “ARMY” sebutan untuk fandom dari BTS, lalu mereka juga melakukan aksi balas dendam dengan beramai-ramai mereport akun dari BTS.

Padahal pada kasus Han So-hee dan Reemar keduanya tidak mengerti Bahasa Indonesia, namun tidak mengurungkan niat netizen untuk tetap memberikan komentar ujaran kebencian menggunakan Bahasa Indonesia kepada mereka.

Berita tentang berbagai macam ujaran kebencian ini dapat dikatakan hanya sebagian kecil dari sekian banyaknya orang yang menerima ujaran kebencian. Karena nyatanya tidak hanya terjadi kepada mereka, sosok yang dinilai sedang populer saat ini.

Perlu diketahui bahwa sekecil apapun ujaran kebencian yang dilakukan tidak akan dapat dibenarkan, karena bisa memprovokasi banyak orang untuk ikut melakukan ujaran kebencian atau menyebarkan hoaks, dan menimbulkan perpecahan. Dampak buruknya juga dapat mempengaruhi fisik dan psikologis.

Saat ini di beberapa negara termasuk Indonesia sudah memiliki sanksi hukum yang mengatur mengenai sanksi terhadap pelaku ujaran kebencian. Maka diharapkan dengan adanya berbagai macam peraturan tersebut para pengguna media sosial dapat lebih bijak lagi saat menggunakan media sosialnya.

1 comment on “Stop Ujaran Kebencian!Add yours →

  1. Waaah keterlaluan sekali yaa, padahal kan mereka tidak salah apa apa, kenapa di hujat. Harusnya jangan keterlaluan lah. Pikir positif yooo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

hacklink al duşakabin fiyatları fethiye escort bayan escort - vip elit escort dizi film izle erotik film izle duşakabin hack forum casibom giriş marsbahis marsbahisgirtr marsbahis casibom marsbahisTaraftarium maç izlecasibombettilt girişzlibraryMatadorbetxslotbetpercasibomholiganbetcasibomparibahisxslottümbetjojobetbetturkeyholiganbetsekabetbetparkcasibombetparksekabetvbetExtrabetmarsbahismarsbahis giriştumbetgrandpashabetcasibombets10extrabetGüncel girişCasibombycasinocasibomcasibomjojobetcasibomikimislibycasinoorisbetyouwin casinocasibomJojobetcasibomhitbetstarzbet,starzbet giriş,starzbet güncel girişstarzbetcasibomcasibom twittermuğla escortGrandpashabet betjojobettümbetpusulabetmatadorbetmeritkingxslot twitterxslot twitterxslotbetnanoSpinco