Ramadan: Hapuskan Benci, Perbaiki Diri dan Jalin Kembali Silaturahmi Demi Keutuhan NKRI

Halo sobat damai.

Memasuki minggu kedua puasa Ramadan sobat damai masih semangat dong yaa puasanya. Meskipun katanya 10 hari pertama memang merupakan hari-hari yang cukup berat karna harus beradaptasi untuk menahan haus, lapar dan hawa napsu. Salah satunya napsu yang sulit untuk dikendalikan di era ini adalah napsu untuk (kalau kata anak jaman now) nyinyir bin julid di sosial media.

Tidak dapat disangkal bahwa pergolakan politik dalam negeri memiliki sumbangan yang sangat besar dalam menciptakan netizen-netizen nyinyir yang disebabkan oleh perbedaan pandangan politik. Hal ini mengkotak-kotakkan kita yang semestinya adalah suatu kesatuan hanya karena kita berbeda dukungan.

Tidak jarang nyinyiran-nyinyiran di sosial media ini merambat ke kehidupan di dunia nyata sehingga menimbulkan ketegangan-ketegangan. Satu sama lain saling menyebar kebencian yang sebenarnya mereka sendiri sering kali tidak tahu tentang kebenaran “nyinyiran” yang mereka sebarkan. Militansi masyarakat awam seperti kita sering kali dimanfaatkan demi kepentingan politik suatu golongan. Sering kali kita membaca banyaknya hujatan, cacian, makian, sumpah serapah serta berita provokatif yang menyesatkan bertebaran di timeline sosial media kita. Tidak jarang pula kita menjadi salah satu yang menyebarkannya. Menyedihkan L

Bulan Ramadan yang penuh ampunan dan keberkahan ini selayaknya kita jadikan momentum untuk memperbaiki apa yang semestinya kita perbaiki. Merajut kembali tali persaudaraan yang sempat mengalami gesekan karena berbeda pandangan, menyatukan kembali ukhuwah yang hampir terpecah belah karna sering kali salah kaprah.

Menahan diri untuk tidak lagi “nyinyir” mungkin tidaklah mudah. Tapi terus menerus membiarkan pahala kita tergerus oleh ucapan yang sering kali menyinggung perasaan saudara kita sudah tentu salah.

Di bulan yang mulia ini bukankah lebih baik jika kita memperbanyak intensitas mengaji dan menghapus kebiasaan memaki? Bukan kah lebih baik kita mengintropeksi diri ketimbang saling menebar benci.

Ramadan ini mari kita kembali menjadi insan yang fitri. Redam segala benci, perbanyak muhasabah dan perbaiki kualitas diri, jalin tali silaturahmi, menjadi umat beragama yang taat beribadah dan warga negara yang menjaga ukhuwah.

Indonesia butuh kamu,

Yang dengan berbeda tidak mencaci,

Tidak selaras mencari solusi.

Penulis : Annisa Fathia Hana

Gambar : https://pixabay.com/id/

0 comments on “Ramadan: Hapuskan Benci, Perbaiki Diri dan Jalin Kembali Silaturahmi Demi Keutuhan NKRIAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.