UPAYA MENCINTAI DIRI SENDIRI DI MASA PANDEMI

Pandemi yang tak kunjung usai menjadi tantangan tersendiri bagi setiap individu. Keterbatan aktivitas fisik membuat banyak hal beralih menggunakan metode jarak jauh, mulai dari bekerja, belajar, berinteraksi, bahkan menjalin hubungan sekalipun. Keterbatasan fisik yang berlarut tersebut akhirnya mulai mengganggu kesehatan mental seseorang. Perasaan penat, terkungkung, bosan, dan kesal yang akhirnya membuat seseorang merasa tidak bahagia. Satu hal yang mungkin terlupakan pada situasi seperti ini adalah lupa mencintai diri sendiri.

Mencintai diri sendiri atau yang popular disebut self-love yakni sebuah upaya yang dilakukan untuk mencintai diri sendiri secara fisik maupun non-fisik. Dilansir dari student.binus.ac.id, Deborah Khoshaba Psy.D mengatakan, self love merupakan apresiasi terhadap diri sendiri yang bersifat dinamis, yang tumbuh dari tindakan yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis, dan spiritual.

Senada dengan pengertian di atas, layanan Kesehatan mental yaitu Analisa Personality Development Center (APDC) menyebut, alasan mencintai diri sendiri yakni pertama, adanya law of attraction, energi seseorang akan mendatangkan hal serupa dengan apa yang ia pikirkan. Kedua, kebahagaiaan tidak bergantung atas sikap orang lain, melainkan kendali penuh dalam diri sendiri. Ketiga, mencintai diri sendiri merupakan upaya awal untuk hadir sepenuhnya untuk kemudian berinteraksi dengan orang lain.

Mencintai diri sendiri tidak berarti selfish dan egois, seseorang boleh melakukan apa saja yang diinginkan namun bukan berarti melanggar aturan dan norma sehingga merugikan orang lain. Mencintai diri sendiri juga bukan berarti prokrastinasi, berhenti sejenak dari segudang kegiatan tentu sangat penting, namun  bukan berarti sekadar rebahan tanpa tujuan dan menunda pekerjaan.

Empat aspek sederhana dalam mencintai diri sendiri:

1. Self-Awareness (Kesadaran Diri)

Kesadaran diri berarti memahami dirimu sendiri. Apa yang sedang kamu pikirkan, bagaimana perasaan yang kamu rasakan, beban apa saja yang sedang kamu emban. Kadang kala rasa galau, bimbang, jenuh, dan khawatir memenuhi pikiranmu secara bersamaan tanpa tau sebabnya. Jika kamu berada pada situasi ini, berhentilah sejenak untuk memberi jeda pada segala tekanan. Dengan begitu, kamu memiliki kesempatan untuk merespon dan memproses masalah, perasaan atau emosi dengan lebih efektif.

2. Self-Worth (Harga Diri)

Meyakini dengan sepenuh hati bahwa dirimu sangat berharga di dunia ini. Ingatlah orang-orang yang kamu sayangi dan orang-orang yang menyayangimu. Sekalipun kamu memiliki kelemahan dan kekurangan, tentu itu bukan masalah sebab semua orang memiliki hal yang sama. Tidak ada kesempurnaan di dunia ini begitupun dengan diri setiap manusia.

3. Self-Esteem (Kepercayaan Diri)

Jika seseorang percaya bahwa dirinya berharga, maka ia akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Self-esteem berkaitan dengan pencapaian serta kemampuan yang dimiliki. Percayalah bahwa kamu memiliki potensi berbeda dengan orang lain. Dengan menyadari potensi yang kamu miliki maka perlahan potensi itu akan berubah menjadi kompetensi yang menjadi ciri khas diri kamu sendiri.

4. Self-Care (Perawatan Diri)

Perawatan diri adalah segala hal yang dilakukan yang bermanfaat bagi Kesehatan fisik, mental, dan emosional.  Hal yang dilakukan dapat berupa makan makanan bergizi, konsumsi air yang banyak, istirahat yang cukup, mendengarkan lagu kesukaan, menjalankan hobi, travelling, dan hal menyenangkan lainnya untuk kesehatan dirimu sendiri.

Langkah-langkah mencintai diri sendiri:

1. Maafkan Dirimu Atas Segala Kegagalan dan Kesalahan

Kegagalan dan kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup seseorang. Pahamilah bahwa dengan kegagalan, seseorang akan lebih berhati-hati untuk melakukan hal yang sama di kemudian hari. Gagal adalah bentuk belajar, jadi terimalah kegagalan itu sebagai pengalaman.

2. Pilih dan Lakukan Hal yang Kamu Sukai

Jika kamu bisa menyengkan orang lain, mengapa tidak kamu lakukan hal yang sama untuk dirimu sendiri?. Melakukan hal yang kamu senangi seperti membeli pakaian yang kamu inginkan, pergi ke salon, atau sekadar mengahbiskan waktu ke Mall dan tidak terkekang dengan segudang pekerjaan. Ambilah kesempatan untuk menyenangkan dirimu, karena kamu lebih mengerti apa yang membuat hatimu menjadi bahagia.

3. Kelilingi Dirimu dengan Lingkungan yang Positif

Memiliki cyrcle pertemanan yang baik dan supportive tidak kalah penting. Hal ini berpengaruh terhadap insight yang kamu terima dari mereka. Pertemanan yang saling mendukung serta mengajak kepada hal-hal baik akan menjadikan kamu pribadi yang produktif dan positif. Sebaliknya, lingkungan yang tidak baik akan membawa kamu pada hal negatif yang pada akhirnya merugikan diri kamu sendiri.

4. Berhenti Membandingkan Diri Sendiri

Ketika kamu terlalu fokus terhadap pencapaian orang lain dan tidak mau berhenti menghitung kelebihan orang lain, maka kamu tidak akan bisa melihat kelebihan yang ada dalam dirimu. Yang ada, kamu hanya merasa selalu kurang dan kurang. Akhirnya kamu lupa bahwa diri kamu jauh lebih penting dan berharga karena kamu hanya perlu menajadi dirimu sendiri.

5. Hitunglah Nikmat dan Kelebihan yang Kamu Miliki

Perasaan cukup akan membuat seseorang berhenti mengeluh atas segala kekurangan. Ingatlah bahwa nikmat yang Tuhan berikan sangatlah banyak, nikmat Kesehatan, nikmat kesempatan, nikmat bersekolah, nikmat bekerja, nikmat tempat tinggal dan masih banyak lagi. Satu hal yang perlu kamu highlight adalah di atas langit masih ada langit, jadi bersyukurlah.

6. It’s Ok To Say No.

Akan ada situasi di mana kamu diajak melakukan hal yang tidak kamu sukai. Misalnya, mungkin temanmu suka bermain game namun kamu tidak. Ketika dia mengajakmu bermain dan kamu tidak ingin, tentu tak ada salahnya mengatakan tidak. Sampaikan dengan cara yang baik bahwa kamu tidak menyukai hal itu, tentu temanmu juga akan mengerti, dengan begitu kamu tidak harus memaksakan diri.

Penulis: Siska Irma Diana

0 comments on “UPAYA MENCINTAI DIRI SENDIRI DI MASA PANDEMIAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Hai Sobat Damai ?