TERCIPTA PERDAMAIAN MELALUI DIPLOMASI BUDAYA

Setiap bangsa pasti memiliki budaya yang bisa merepresentasikan citra bangsa tersebut di mata dunia. Budaya menjadi suatu hal yang krusial bagi suatu negara, tidak terkecuali Indonesia. Bangsa ini memiliki budaya yang sangat beragam dari sabang sampai merauke dan dari miangas sampai pulau rote. Maka dari itu Indonesia dinobatkan sebagai salah satu negara yang memiliki jumlah kebudayaan dan suku terbanyak di dunia.

Seiring majunya perkembangan zaman, ada banyak kebudayaan luar yang berhasil masuk ke dalam bangsa ini. Ada sebuah terminologi yang bisa mendefinisikan keadaan ini yaitu Diplomasi Budaya adalah pertukuran ide, informasi, nilai tradisi, kepercayaan dan aspek budaya-budaya lainnya, yang bertujuan untuk meningkatkan rasa saling mengerti satu sama lain. Diplomasi budaya juga mencakup seni, olahraga, sastra, music, dan juga sains. Biasanya diplomasi budaya ini dibawa oleh orang-orang asing yang bekerja di dalam negeri, begitupun sebaliknya. Sebagai contoh, dalam bidang music dan tari-tarian ada masa dimana negara ini menyanyikan lagu-lagu ataupun membuat koreografi tari-tarian yang identik dengan girl band ataupun boy band yang ada di Korea. Begitu pula sebaliknya, ketika banyak orang eropa yang coba memainkan angklung dan musik-musik keroncong yang sebenarnya di negara kita sendiri masih belum mendapatkan perhatian yang serius. Artinya pada masa ini orang tidak lagi mempermasalahkan musik ataupun tarian ini berasal dari negara apa, selama tidak mengganggu budaya negara asal dan menciptakan perdamaian orang akan menerima-menerima saja.

Bila dilihat lebih jauh diplomasi budaya bisa menjadi sebuah alat untuk menciptakan stabilitas dan perdamaian dunia. Orang pada masa ini tidak lagi menggunakan cara kuno, atau menganut paham realisme dalam menunjukkan eksistensinya atau menyebarkan pengaruhnya, yang menggunakan cara kekerasan atau hard power. Dengan berubahnya pola pikir negara-negara tersebut maka akan membuat semuanya merasa aman dan nyaman. Namun, ada hal yang perlu diperhatikan dalam diplomasi budaya. Selama budaya itu masih sesuai dengan nilai-nilai dalam Pancasila dan norma-norma yang berlaku, maka budaya tersebut bisa saja kita pelajari dan nikmati. Asalkan sebagi masyarakat kita bisa dengan bijak melihat budaya tersebut, bukan jadi membangga-banggakan budaya negara lain tetapi malah melupakan budaya bangsa sendiri. Hal ini yang seharusnya terjadi, supaya diplomasi budaya bisa menjadi sebuah alat untuk menciptakan kedamaian ditengah masyarakat. Salam Damai!

0 comments on “TERCIPTA PERDAMAIAN MELALUI DIPLOMASI BUDAYAAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai Sobat Damai ?