free page hit counter

Peran Pendidikan terhadap Kualitas Anak Bangsa

Pendidikan mengembangkan ekonomi dan masyarakat suatu negara, oleh karena itu pendidikan merupakan tonggak pembangunan suatu bangsa. Melalui pendidikan, masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan, serta membentuk kepribadian pemuda suatu bangsa. 

Apa itu Pendidikan?

Faktor yang paling signifikan dalam menentukan kepribadian adalah pendidikan. Tidak semua bentuk pendidikan, seperti yang terdapat di sekolah atau perguruan tinggi, bersifat formal. Bahkan bagi anak-anak atau pelajar, pendidikan informal dan nonformal memiliki fungsi yang sama dalam pengembangan kepribadian.

Pendidikan didefinisikan sebagai kemampuan penyesuaian terhadap situasi dan lingkungan yang berubah. Pendidikan lebih dari sekedar investasi ekonomi, yang merupakan input penting yang menjadi sandaran hidup, perkembangan dan kelangsungan hidup manusia. Kita semua tahu bahwa tanggung jawab setiap orang di suatu negara yaitu untuk mendidik; apakah kita orang tua, orang dewasa, anak-anak, atau guru, di sektor publik atau swasta, pendidikan adalah tanggung jawab semua orang. Pembelajaran juga harus berfokus pada nilai, sikap, dan perilaku yang memungkinkan individu untuk belajar hidup bersama di dunia yang bercirikan keragaman. Oleh karena itu, pendidikan memiliki peran jangka panjang yang krusial dalam mengembangkan pengetahuan dan pemahaman tentang hak asasi manusia, dasar nilai yang diwakilinya dan keterampilan yang diperlukan untuk memperkuat budaya demokrasi (Idris et al., 2012).

Peran Pendidikan 

Peranan pendidikan tidak dapat dielakkan dalam mencetak generasi baru yang mampu memecahkan masalah-masalah nyata di masyarakat. Semakin banyak orang dewasa ini kebanyakan tidak puas dengan pendidikan dasar mereka dan mencoba untuk mendapatkan pendidikan menengah atau tinggi untuk memenuhi tuntutan masyarakat kontemporer. Mereka mengorbankan waktu dan uang dan kadang-kadang bahkan kesehatan mereka untuk meningkatkan tingkat pendidikan karena mereka menyadari bahwa pendidikan adalah paspor mereka untuk masa depan dan hari esok.

Peluang hidup anak sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikannya. Sekolah bertujuan untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi interpersonal yang diperlukan untuk perkembangan mereka, kehidupan dewasa, dan kontribusi terhadap ekonomi dan masyarakat. Sekolah dapat memberikan pengalaman belajar yang mungkin tidak diperoleh seorang anak di rumah, terutama jika dia tinggal di lingkungan yang kurang beruntung (Heckman, 2008, 2011). 

Apabila ketiga lembaga pendidikan tersebut menjalankan fungsinya sebagaimana disyaratkan oleh UUD 1945, maka cita-cita mencerdaskan anak bangsa dapat tercapai karena masing-masing lembaga tersebut memiliki kewajiban yang terintegrasi dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan nasional. Menjadi tanggung jawab sepenuhnya lembaga keluarga untuk meletakkan dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak sebagai makhluk pribadi, sosial, moral, dan religius.

Lingkungan kedua yaitu sekolah, yang dapat membantu siswa mencapai potensi penuh mereka dalam hal kecerdasan, emosi, dan spiritualitas. Selain itu, masyarakat sebagai lembaga pendidikan ketiga berfungsi sebagai tempat untuk memaksimalkan pertumbuhan dan aktualisasi diri setiap orang. Ketiga lembaga pendidikan tersebut niscaya akan melahirkan bangsa yang cerdas jika perannya dioptimalkan. Selain itu, hanya bangsa yang cerdas yang mampu menghasilkan solusi inovatif dan efektif untuk masalahnya sendiri (Gazali, 2013).

Penulis: Devia Zilka

Referensi:

Gazali, M. (2013). Optimalisasi Peran Lembaga Pendidikan untuk Mencerdaskan Bangsa. Al-Ta’dib, 6(1), 126–136.

Heckman, J. J. (2008). The case for Investing in Disadvantaged Young Children. CESifo DICE Report, 6(2), 3–8.

Heckman, J. J. (2011). The Economics of Inequality: The Value of Early Childhood Education. American Educator, 35(1), 31–36. http://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ920516.pdf

Idris, F., Hassan, Z., Ya’acob, A., Gill, S. K., & Awal, N. A. M. (2012). The Role of Education in Shaping Youth’s National Identity. Procedia – Social and Behavioral Sciences, 59, 443–450. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.09.299

0 comments on “Peran Pendidikan terhadap Kualitas Anak BangsaAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

hacklink al hd film izle duşakabin fiyatları fethiye escort bayan escort - vip elit escort dizi film izle erotik film izle erotik film izle deneme bonusu duşakabin duşakabin temizliği hack forum perabet türk ifşa marsbahis betkom BetmatikSahabetmarsbahisTaraftarium maç izlemariobetholiganbetBetticketbetist girişbets10casibomslot sitelericasibomcasibom girişcasibomcasibom twittercasibomcasibomsahabetgrandpashabetimajbetMostbet Türkiyebettiltsahabetfavorisensetrabetnakitbahisbetturkey girişholiganbet girişcasibomcasibom