free page hit counter

Maulid Nabi: Momentum untuk Meneladani Akhlak Baginda Nabi

Nabi Muhammad SAW merupakan nabi dan rasul terakhir yang diutus Allah SWT. Nabi Muhammad merupakan anak dari pasangan Aminah dan Abdullah. Beliau lahir di kota Makkah pada 12 Rabiul Awwal tahun Gajah. Tahun kelahirannya disebut tahun gajah sebab pada saat itu Makkah sedang diserang oleh pasukan bergajahnya Abrahah.

Baginda Nabi diutus Allah ke dunia untuk menyempurnakan ajaran yang dibawa oleh nabi dan rasul yang sebelumnya, untuk beribadah kepada Allah dan menyempurnakan akhlak umat manusia. Dalam sebuah hadits dikatakan:

إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ
“Sesungguhnya aku diutuskan untuk menyempurnakan akhlak.”

 

Kamis, 09 November 2019 merupakan hari yang bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awwal tahun 1441 H. Umat Islam, khususnya yang berada di Indonesia memiliki budaya merayakan hari kelahiran Rasulullah SAW dengan menceritakan ulang kisah perjalanan Rasulullah dalam menyebarkan rahmat, bershalawat dan mengirimkan doa untuk baginda Nabi dan seluruh umat Islam di dunia. Perayaan ini sering disebut sebagai Maulid Nabi.

Perayaan hari kelahiran baginda Nabi merupakan sebuah momentum yang sangat baik untuk umat Islam di dunia khususnya di Indonesia untuk meneladani akhlak mulia baginda Nabi. Salah satu hal yang bisa kita teladani adalah perihal menjaga persaudaraan, baik dengan sesama umat Islam maupun yang bukan.

Baginda Nabi merupakan salah seorang pelopor dalam menjalin persatuan dan persaudaraan. Piagam Madinah menjadi sebuah bukti bahwa perbedaan suku dan keyakinan bukanlah penghalang untuk tetap hidup rukun berdampingan, tentunya tanpa menurunkan kadar keimanan.

Baginda Nabi juga sering kali mengingatkan para sahabatnya untuk menjaga persatuan sesama manusia dan menjaga diri untuk tidak saling hasut, saling membenci dan menjaga agar tidak melakukan perbuatan yang dapat menyulut kedua sifat tidak terpuji tersebut.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, dimana sosial media menjadi makanan kita sehari-hari, penting untuk kita meneladani akhlak Baginda Nabi seperti yang disebutkan diatas. Banyaknya provokasi di sosial media sering kali membuat kita ikut terpancing emosi.

Maulid Nabi merupakan sebuah momentum penting untuk menghayati, merenungkan kembali dan mengikuti teladan-teladan yang beliau berikan untuk umatnya. Alangkah malunya kita jika mengaku sebagai umat dari Nabi akhir zaman jika keseharian kita dalam kehidupan tidak selaras bahkan jauh dengan apa yang beliau contohkan.

Sudah waktunya kita tanamkan kembali rasa saling menghargai, mengubur rasa dengki, menjaga etika dan menguatkan kembali tekad persatuan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari di manapun dan dengan siapapun di bumi ini.

0 comments on “Maulid Nabi: Momentum untuk Meneladani Akhlak Baginda NabiAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

hacklink al duşakabin fiyatları fethiye escort bayan escort - vip elit escort dizi film izle erotik film izle duşakabin hack forum casibom marsbahis marsbahisgirtr marsbahis matadorbet casibom marsbahisTaraftarium maç izlemariobet twittercasibom国产线播放免费人成视频播放casibomonwinbettilt girişJojobettipobetjojobetholiganbetmatbetcasibombets10marsbahismostbet türkiyedumanbetradabetbetparkmariobet güncelonwinxslotgambling seoparibahis güncelcasibomjojobetjojobetjojobetjojobetjojobetMarsbahis Girişjojobetpusulabet girispusulabet giriş twittertümbet günceltümbetjojobetcasibombetinebayspintümbet giriştumbetdinamobetcasibombettilt giriş tumbet giriscasibomcasibomgalabetjojobetcasibomtümbettipobetbettiltbaywin girisbaywinpusulabetonwinsahabetmatadorbettipobetonwin girişmatadorbet girişsahabet girişstarzbetbetpublicsüpertotobetfixbetxslotbetmatikbetkommariobettarafbetbahiscom1xbetgrandpashabetsahabet