CARA MEMAKNAI: BERDAMAI DENGAN SITUASI DI TENGAH PANDEMI

Damai dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai keadaan tidak ada perang, tidak ada kerusuhan, aman, rukun, tenteram, tenang dan tidak bermusuhan. Semenjak narasi berdamai dengan keadaan mengudara di lontarkan oleh Pemerintah, tentunya banyak respon dari berbagai macam arah yang memaknai bahwa kita menyerah dengan situasi di tengah pandemi ini.

Situasi yang dimaknai oleh berbagai macam kalangan dengan kembalinya kita pada keadaan semula tanpa masalah, nampaknya beriringan dengan lonjakan kasus positif di Indonesia. Semenjak Pemerintah resmi melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberbagai daerah, seiring berjalan normal kembali perkenomian, di lain sisi peningkatan kasus juga mengalami lonjakan sangat signifikan. Per tanggal 16 Juli 2020 Pukul 12.00 WIB, tercatat lonjakan kasus sebanyak 1.574 kasus terkonfirmasi, 76 meninggal dan 1.295 yang sembuh. Secara keseluruhan kasus terkonfirmasi sudah 81.668 kasus.

Bahkan lampu merah untuk kasus korona kembali menyala, sepertinya kita perlu memahami kembali makna berdamai dengan situasi di tengah pandemi.

Damai yang berarti situasi aman, artinya kita dituntut dalam keadaan ini lebih mawas diri dalam menjaga protokol yang memang sudah ditentukan dan diketahui bersama. Ketika kita mulai mencoba melupakan dan tidak mengindahkan protokol kesehatan tentunya berakibat pada ancaman yang akan terus menghantui aktivitas kita sehari.

Cara yang perlu dilakukan agar kita dapat memaknai damai dengan situasi di tengah pandemi, diantaranya:

Pertama, Kenali Ancaman Yang Menghantui. Sudah tiga bulan lebih kita kedatangan covid-19 di tengah kehidupan sehari-hari. Artinya kita sudah mengetahui, bahwa virus ini bisa menular melalui saluran mata, hidung dan mulut.

Kedua, Lindungi Diri Dari Ancaman Yang Sudah Diketahui. Penerapan protokol kesehatan, salah satunya dengan menghindari kontak fisik di area masuknya virus tadi dengan masker dan rajin mencuci tangan, sudah dapat meminimalisir terjadinya penularan virus lebih luas lagi.

Ketiga, Berdoa Agar Situasi Benar-Benar Cepat Kembali Normal. Setelah ikhtiar dilakukan dengan maksimal, sebagai bangsa yang menjunjung tinggi Pancasila. Melibatkan Tuhan Yang Maha Esa tentu menjadi penawar dari setiap masalah.

Semoga kita semua bisa terus bersama-sama melewati ini dengan tabah.. Indonesia Tercinta.

0 comments on “CARA MEMAKNAI: BERDAMAI DENGAN SITUASI DI TENGAH PANDEMIAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai Sobat Damai ?