Yuk, Ciptakan Perdamaian Dikalangan Anak Muda Dengan Melakukan Hal Ini!

Siapa yang tidak ingin memiliki kehidupan dan lingkungan yang dipenuh dengan perdamaian. Membayangkan lingkungan seperti itu saja sudah terasa damai dan aman.  Tidak ada kebencian, pertengkaran, permusuhan karena semua didasari dengan sikap toleransi. Saya rasa toleransi  menjadi salah satu dasar dari terciptanya sebuah perdamaian.

Mari kita berkaca dengan keadaan saat ini, apakah sudah terus terjadi perdamaian diantara kita? Apakah kita sendiri sudah memiliki sifat toleransi terhadap sesama yang tinggi kah? Apakah kita sudah menjadi bagian dari sebuah perdamaian?

Sebagai anak muda dan generasi penerus bangsa sifat toleransi dan dapat memahami sebuah perbedaan sebagai bentuk yang biasa harus sudah ada didalam diri. Bayangkan bila sifat intoleran menjadi dominan dalam diri kita. Maka sudah dipastikan kita sulit menerima perbedaan yang terdapat di lingkungan kita berada. Kita pasti akan merasa aneh dan berfikir perbedaan itu harusnya tidak ada. Padahal perbedaan itu lumrah adanya. Perbedaan dengan perdamaian itu indah kawan..

Lantas bagaimana kita bisa menciptakan perdamaian di lingkungan pertemanan kita bahkan di lingkup kalangan muda saat ini.

Jawabnya cukup sederhana. Mulailah dari diri sendiri. Mulailah dengan memiliki sikap toleransi pada diri tanamkan bahwa perbedaan adalah hal yang biasa. Setelah itu apa yang harus dilakukan?

Diera digital saat ini sering kita melihat ujaran kebencian, provokasi serta konten-konten bermuatan radikalisme yang bisa sangat mudah di akses oleh anak muda karena media sosial menjadi platform utama bagi kalangan muda. Bila kita tidak bisa bijak dalam menggunakan media sosial bisa dipastikan kita bisa menjadi bagian dari pendukung adanya sebuah perpecahan dimedia sosial. Bila kita tidak mempelajari konten-konten yang ada di media sosial dengan menyaring, mencari fakta mengenai informasi yang diterima di media sosial. Bisa dipastikan kita akan mudah terprovokasi dan menjadi bagian dari sebuah perpecahan. Maka saya sebagai penulis menyarankan kembali agar selalu bijak untuk menggunakan media sosial.

Lalu sebagai pemilik akun dari berbagai platform media sosial ada baiknya kita gunakan media sosial kita dengan memberikan konten yang positif. Bila kita tidak menuliskan sesuatu yang baik dimedia sosial, lebih baik untuk tidak menuliskan hal tersebut. Pernah dengar kata “Jempolmu harimaumu” karena di era saat ini ‘jempol’ kita sangat berperan penting dalam terciptanya tulisan yang baik maupun buruk di media sosial.

Jangan pernah memaksakan standar kita kepada orang lain kawan, entah itu dalam lingkungan pertemanan maupun dalan lingkungan kita bermedia sosial. Saya ingatkan lagi perbedaan itu hal yang biasa. Contoh hal kecil ketika kita memiliki teman yang menyukai musik dengan genre yang berbeda dengan yang kita suka, jangan memaksa ia untuk menyukai genre yang kita sukai bahkan menjelek-jelekkan apa yang ia sukai.

Begitupun di media sosial ketika kita melihat sesuatu hal yang tidak kita sukai jangan lakukan cyber bullying. Dengan langsung membenci konten tersebut dan memberikan jejak kebencian entah itu dalam bentuk komen atau lainnya. Atau dengan alasan kita tidak mengenal orang tersebut maka kita langsung memberikan ujaran kebencian dan tanpa kita sadari kita sedang melakukan cyberbullying. Karena sadar atau tidak perpecahan dapat timbul dari hal-hal kecil yang dianggap biasa.

Mulai saat ini dan sampai kapanpun mari kita tumbuhkan rasa perdamaian didalam diri kita. Ajarkan perdamaian pada adik, saudara, keluarga, teman bahkan lingkungan luar sekalipun. Karena memang benar kawan hidup penuh dengan kedamaian akan menjadi tempat paling nyaman dan aman yang pernah dirasakan.

0 comments on “Yuk, Ciptakan Perdamaian Dikalangan Anak Muda Dengan Melakukan Hal Ini!Add yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai Sobat Damai ?