Sikap peduli corona

Sikap Peduli Adalah Modal Utama Melawan Pandemi

Tidak terasa bulan Ramadan mulai mendekati akhir, tapi tidak dengan pandemic virus corona yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Meski begitu, semangat yang tumbuh selama berpuasa harus tetap terjaga, untuk bekal menghadapi hari-hari ke depan yang sepertinya masih akan diselimuti pandemic ini.

Wabah Covid-19 yang kian meluas semakin membatasi ruang gerak masyarakat, pergerakan ekonomi dan menggoyangkan keseimbangan roda kehidupan, sehingga tida sedikit masyarakat yang harus mengalami situasi yang cukup sulit. Di sisi lain, pemerintah berupaya untuk melakukan banyak hal demi memerangi wabah ini, para tenaga medis pun masih terus berjuang di garis terdepan, dan masing-masing dari kita sebagai masyarakatpun turut berjuang bagi kehidupan masing-masing.

Di saat sulit seperti ini, di tengah ketidakpastian kapan wabah akan berakhir, media nampak semakin beringas dengan munculnya polemik-polemik baru setiap harinya, yang cukup membuat kita geleng-geleng kepala tak habis pikir. Dalam keadaan seperti ini, kita tidak hanya harus berjuang melawan virus tetapi juga berjuang melawan menurunnya nilai-nilai kemanusiaan yang terjadi di masyarakat.

Betapa Sikap Peduli Itu Sangat penting

Dapat dikatakan hampir semua orang mengalami kesulitan saat ini, masyarakat berjuang untuk kehidupannya masing-masing, ada yang masih haus untuk memenuhi keinginannya, ada yang bersusah payah untuk bisa makan sehari sekali saja. Di balik berita-berita yang tidak menyenangkan, tetap ada kabar yang membahagiakan, munculnya gerakan penggalangan dana untuk membantu tenaga medis dan rumah sakit, untuk membantu orang-orang yang kesulitan secara ekonomi. Banyak orang saling membantu, padahal bukan tidak mungkin mereka juga mengalami kesulitan, mengapa bisa terjadi? Itu karena adanya rasa peduli.

Tanpa adanya rasa peduli, maka tidak ada orang yang ingin membantu sesama, semua akan berlomba-lomba menyelamatkan hidupnya masing-masing. Maka kepedulian menjadi hal yang sangat penting di saat seperti ini. Rasa peduli membuat kita menjadi manusia yang bermanfaat.

Jika tidak ada kepedulian, maka dapat dipastikan semua orang akan abai akan aturan yang berlaku, orang-orang akan berbuat semaunya, dan akhirnya dapat menimbulkan banyak masalah baru.

Rasa peduli muncul karena manusia merasa empati, dan rasa empati terus meningkat ketika menjalankan ibadah puasa. Karena salah satu manfaat puasa adalah menumbuhkan rasa empati. Sehingga, saat orang merasa peduli maka ia akan memiliki kecenderungan untuk menolong dan berbagi, mereka akan melakukan hal-hal yang dapat membantu mengurangi masalah yang terjadi.

Pentingnya Sikap Peduli di Tengah Pandemi

Orang yang melanggar aturan seringkali tidak peduli akan konsekuensi yang akan diterima, ketika ia melanggar suatu aturan. Orang yang mengabaikan protocol kesehatan dan menganggap biasa wabah yang terjadi, bisa jadi karena belum peduli akan dampak yang mungkin diterimanya.

Kepedulian menggerakan orang-orang untuk bersikap baik, mereka yang peduli akan mematuhi aturan yang berlaku, memerhatikan protocol kesehatan dan sebagainya. Karena mereka paham bahwa, keadaan seperti ini akan sangat membahayakan, mereka peduli dengan masa depannya, sehingga mereka mematuhi protocol kesehatan dan aturan, karena bilamana mereka melanggar, kemudian terjangkit dan jatuh sakit, maka sama saja dengan menggadaikan kesehatan di masa depan.

Mereka yang peduli nampaknya tidak akan berbuat gegabah, selain karena peduli akan diri sendiri, mereka juga peduli lingkungan sekitarnya, kesehatan keluarganya, keadaan finansial keluarganya dan orang lain.

Tanpa adanya rasa empati yang menumbuhkan sikap peduli, tentu akan sulit bagi kita semua untuk bersama-sama melawan pandemic ini. Maka dari itu, walau menjalani masa karantina, bukan berarti kita tidak bisa peduli sesama. Dengan saling berbagi, membantu orang yang membutuhkan, menyebarkan informasi dan berita positif, menghibur mereka yang kesulian, menaati protocol kesehatan, mematuhi aturan yang berlaku, menunjukkan bahwa kita bersikap peduli, tidak hanya bagi diri sendiri, tapi juga banyak orang.

 

 

0 comments on “Sikap Peduli Adalah Modal Utama Melawan PandemiAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai Sobat Damai ?