Pendidikan Pada Daerah 3T

Pendidikan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan kemampuan berpikir logis, analistis, sistematis, kritis dan kreatif agar mampu bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti dan kompetitif (Anum, 2019). Atas dasar ini, pendidikan menjadi hal yang utama dalam memberikan pengaruh terhadap kualitas seorang anak, khususnya pada anak di daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal).

Bila melihat fakta yang terjadi di Indonesia, kualitas pendidikan di daerah 3T tentu masih sangat kurang. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor mulai dari infrakstruktur, sumber daya manusia dan yang lainnya. Atas dasar ini perlu adanya solusi yang tepat sasaran dan bisa diimplementasikan secara langsung, baik oleh pemerintah maupun kita sebagai masyarakat.

Adapun beberapa solusi yang bisa dilakukan, yaitu;

  1. Pembangunan Infrasturuktur. Saat ini masih banyak kita jumpai anak-anak yang pergi bersekolah harus melewati berbagai medan jalan yang berbahaya bagi mereka. Pada daerah 3T, masih terdapat dari mereka yang pergi ke sekolah dengan menyeberangi sungai, berjalan di jembatan yang rapuh, hingga bergelantungan melalui pohon dan tebing yang curam. Solusi ini ditujukan kepada pemerintah yang wajib menelusuri satu per satu kondisi akses jalan menuju sekolahan, khususnya di daerah 3T. Bila melihat fakta yang ada, sejauh ini pemerintah sudah mulai melakukan tugasnya dalam hal pembangunan infrastruktur di daerah 3T. Namun, masih banyak tempat yang perlu diperhatikan lagi oleh pemerintah. Sehingga dari Sabang sampai Merauke terjadi pemerataan dalam hal pembangunan infrastruktur.
  2. Pembangunan Gedung Sekolah Secara Merata. Bila melihat fakta yang ada pembangunan gedung sekolah lebih banyak terjadi di kota-kota besar. Sedangkan, di daerah 3T masih sangat jarang melakukan pembangunan gedung sekolah. Pembangunan gedung sekolah menjadi hal yang penting kedua setelah pembangunan infrastruktur. Sebab, pembangunan gedung sekolah akan mempengaruhi kenyamanan peserta didik dalam belajar. Apabila di daerah 3T memiliki gedung sekolah seperti di kota-kota besar, tentunya akan menumbuhkan semangat belajar di dalam diri anak-anak.
  3. Pemenuhan Kebutuhan Guru di Daerah 3T. Guru menjadi salah satu elemen terpenting dalam dunia pendidikan. Guru yang berkualitas akan mampu menghasilkan peserta didik yang berkualitas pula. Atas dasar ini, pemenuhan kebutuhan guru di daerah 3T menjadi hal yang perlu diperhatikan. Sebutan “pahlawan tanpa tanda jasa” akan selalu melekat bagi seorang guru. Namun, guru juga merupakan seorang manusia yang memiliki kebutuhan layaknya manusia lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian yang lebih kepada guru yang sudah memberikan dirinya untuk mau mengajar di daerah 3T.

Sumber:

Anum,  syarifah. (2019). Pengaruh Pendidikan Terhadap Kualitas Anak Pedalaman. شماره 8; ص 99-117. https://doi.org/10.31219/osf.io/2zc4y

Penulis: Yohanes Kasih Tua

0 comments on “Pendidikan Pada Daerah 3TAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Hai Sobat Damai ?