Mengenal Sejarah Hari Nelayan Nasional

Tahukah kamu? Sejak abad ke-7 (Kerajaan Sriwijaya), abad ke-13 (Kerajaan Majapahit), dan abad ke-15 (Kerajaan Malaka), masyarakat pesisir dan nelayan Indonesia telah dikenal sebagai pelaut dan nelayan yang tangguh. Pada abad ke-19, ia bekerja dengan orang-orang dari Aceh, Siborga, Banten, Cirebon, Indra Mayo, De Galle, Kalongan Utara, Ramungan, Maniwanga, Makassar, Bali Nelayan radikal terkenal dari pulau, Nusa Tenggara dan daerah lain memperjuangkan kemerdekaan dari Belanda.

Setiap tahun, tepatnya pada tanggal 6 April ini diperingati sebagai Hari Nelayan Nasional. Sejak pemerintahan Orde Baru, peringatan Hari Nelayan Nasional ini ditetapkan sejak pada tahun 1960.

Penetapan tanggal 6 April sebagai Hari Nelayan Indonesia diawali oleh sebuah tradisi turun temurun di Pantai Pelabuhan Ratu untuk menunjukkan rasa syukur atas kesejahteraan yang telah dilimpahkan. Tradisi tersebut berupa upacara yang diisi dengan tarian tradisional serta pelepasan sesajen ke laut dengan harapan agar hasil tangkapan nelayan semakin meningkat.

Sesajen yang digunakan sekarang ini berbeda dengan zaman dahulu, yakni menggunakan benih ikan, benur (bibit udang) dan tukik yang dilepaskan ke tengah teluk Pelabuhan Ratu

Sejak pemerintahan Orde Baru, peringatan Hari Nelayan Nasional ini ditetapkan sejak pada tahun 1960. Dengan begitu, tahun ini merupakan ke 61-kalinya tanggal 6 April diperingati sebagai Hari Nelayan Indonesia.

Hari Nelayan Nasional diperingati sebagai bentuk mengapresiasi jasa para nelayan Indonesia dalam upaya pemenuhan kebutuhan protein dan gizi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia sekaligus sebagai bentuk pengingat untuk bersyukur dan memajukan kesejahteraan nelayan.

Selain itu, nelayan sering bermalam di pulau-pulau terluar saat berlayar dan memancing. Ia juga bertindak sebagai penjaga garis pantai lepas pantai Indonesia dan memberikan informasi tentang kegiatan penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia. Nelayan juga berperan sebagai penyedia protein hewani yang berasal dari ikan, sebagai perekat antar daerah dan peran penghasil devisa di bidang perikanan dan kelautan, guna membangkitkan dan meningkatkan semangat nelayan untuk meningkatkan produktivitas. Dalam rangka mendukung ketahanan pangan negara dan meningkatkan devisa negara atau perekonomian nasional, mendukung Nawa Cita Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia, dan menjadikan laut menjadi masa depan bangsa. Hal ini memiliki arti strategis yang besar untuk penetapan Hari Nelayan Nasional.

Sumber:

https://mediaindonesia.com/opini/315043/wujudkan-hari-nelayan-nasional-sebagai-bentuk-penghargaan

Penulis: Devia Zilka Qisthi Ardhini

0 comments on “Mengenal Sejarah Hari Nelayan NasionalAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Powered by WhatsApp Chat

× Hai Sobat Damai ?