Dampak Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental Remaja

Dalam artikel sebelumnya telah dijelaskan apa itu cyberbullying dan bagaimana dampaknya bagi korban. Bullying yang diterima seseorang di dunia maya akan membuat korbannya merasa seperti diserang dari mana-mana, bahkan di dalam rumahnya sendiri. Situasi ini membuatnya sepertinya tidak memiliki jalan untuk keluar dari serangan tersebut. Dampaknya dapat bertahan lama dan memengaruhi seseorang dalam banyak cara, baik secara mental, fisik maupun emosional.

Artikel ini akan lebih menekankan bagaimana pengaruh cyberbullying terhadap kesehatan mental remaja. Hal ini disebabkan dari 123,7 juta pengguna internet di Indonesia, 75,5% nya adalah remaja menuju dewasa dari usia 10 hingga 24 tahun.

Merdiana Hapsari Putri dalam penelitian tugas akhirnya menyebutkan bahwa Indonesia termasuk negara 3 dengan kasus bullying tertinggi kedua di dunia yang banyak dilakukan di jejaring sosial. Sedangkan posisi pertama adalah Jepang dan Amerika Serikat menempati posisi ketiga.

Dilansir dari situs klikdokter.com, hasil penelitian menunjukkan remaja yang mengalami cyberbullying memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami beberapa gangguan kesehatan mental, terutama bila sebelumnya pernah menjadi korban kekerasan emosional.

Menurut Samantha B. Saltz, dokter residen di bagian psikiatri anak dan remaja dari University of Miami Miller School of Medicine dan Jackson Memorial Hospital di Florida, para remaja yang merupakan korban dari cyberbullying umumnya cenderung mengalami depresi sedang hingga berat, emosional, dan merasa tidak percaya diri. Riwayat mengalami kekerasan emosional sebelumnya juga dikaitkan secara signifikan dengan perundungan siber ini.

Dampak lain yang lebih nyata seperti, ketidakberdayaan, kecemasan sosial, keinginan untuk bunuh diri, ketakutan, merasa lemah dan sendirian, harga diri menjadi rendah, kerenggangan hubungan, masalah emosional dan masalah pertemanan.

Cyberbullying juga menyebabkan individu kehilangan privasinya, hal ini dikarenakan cyberbullying yang diterima dapat disaksikan oleh publik dari berbagai kalangan atau teman-teman yang mengetahui hal tersebut, individu merasa tidak bebas dalam bermedia sosial atau berinteraksi di dunia maya. seiring dengan hilangnya privasi, korban cyberbullying juga cenderung kehilangan kepercayaan diri yang menyebabkan korban menutup diri pada orang lain.

Pada permasalahan yang paling serius, cyberbullying juga sering megakibatkan korban mengalami gejala psikomatik, penggunaan zat terlarang,  anti sosial hingga percobaan bunuh diri.

Sumber :

http://eprints.ums.ac.id/65769/1/0%20NASKAH%20PUBLIKASI.pdf

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3616049/dampak-cyberbullying-pada-kesehatan-mental-remaja#:~:text=Menurut%20salah%20satu%20penelitian%20yang,pernah%20menjadi%20korban%20kekerasan%20emosional.

0 comments on “Dampak Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental RemajaAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai Sobat Damai ?