Cara Menghargai dan Menyikapi Perbedaan

Satu hal yang tidak akan lepas dari kehidupan ini adalah perbedaan, bagaimana pun perbedaan adalah hal yang paling mendasar pada manusia dan kehidupannya. Maka perbedaan adalah hal yang wajar terjadi dalam keseharian kehidupan manusia. Namun, sering kali perbedaan-perbedaan yang terjadi malah memicu konflik, rasanya nggak suka aja gitu kalau ada yang beda. Padahal, kalau paham konsepnya tadi kita ngga akan menganggap perbedaan itu sebuah bencana atau hal yang menyebalkan.

Dengan adanya perbedaan hidup jadi lebih berwarna, hidup jadi banyak rasa, hidup jadi penuh cerita, karena kalau sama semua kebayang deh gimana monotonnya kehidupan kita di dunia ini. Perbedaan juga menciptakan keseimbangan, melahirkan ilmu pengetahuan, mewujudkan banyak terobosan baru yang membuat kehidupan jadi semakin maju.

Berawal dari perbedaan pendapat bisa muncul diskusi yang menghasilkan ide yang brilian, berawal dari perbedaan kebudayaan Indonesia jadi kaya akan budaya. Jadi, apa sih yang dikhawatirkan dari sebuah perbedaan? Nggak ada.

Jadi, gimana sih kita seharusnya bersikap terhadap berbagai perbedaan yang terjadi?

1. Bersikap ramah

Bersikap ramah lah pada orang lain, binatang bahkan lingkungan. Keramahan membawa kedamaian, misalnya kamu ada di suatu daerah yang kebudayaannya berbeda denganmu, tentu kamu harus bersikap ramah untuk menghargai perbedaan tersebut. Seandainya kamu tidak bersikap ramah, tentu yang rugi adalah dirimu sendiri. Orang yang ramah juga lebih disenangi dari pada orang yang mudah marah bukan? Bersikap ramah juga bisa membantu kita untuk berkenalan dengan orang baru yang berbeda latar belakangnya dengan kita.

2. Jangan egois

Sikap selanjutnya adalah tidak egois. Tidak egois berarti tidak memaksakan kehendak atau kepentingan kita sendiri pada orang lain yang berbeda dengan kita. Kita sudah seharusnya menyadari bahwa selain kepentingan kita, ada kepentingan-kepentigan lain yang mana mereka juga sama-sama punya hak untuk menjalankannya. Sikap egois, keras kepala dan kebekuan hati dalam menerima pandangan atau pendapat orang lain akan menjadi penghalang terciptanya perdamaian.

3. Jangan merasa selalu benar

Selalu merasa benar adalah sikap yang kurang baik, karena pada dasarnya manusia itu memang tempatnya berbuat salah, kalau benar terus Namanya bukan manusia tapi malaikat. Ada kalanya kita berbuat salah, ada kalanya pendapat kita tidak selalu didengarkan, dan hal itu wajar-wajar saja untuk terjadi. Berkaitan dengan poin sebelumnya, orang yang egois cenderung merasa bahwa dirinya selalu benar dan dengan merasa selalu benar berarti kita menutup dan menolak segala bentuk perbedaan yang pada akhirnya menutup juga terjadinya perdamaian.

4. Tolong menolong

Tolong menolong tanpa memandang perbedaan. Bisa dikatakan ini merupakan tingkatan penghormatan terhadap perbedaan yang lebih dalam. Sikap ini dilandasi oleh empati dan rasa kebersamaan sebagai sesame manusia yang kemudian menggerakkan orang untuk turut membantu orang lain yang sedang membutuhkan, tanpa memandang perbedaan yang ada. Dengan sikap saling tolong menolong maka pintu perdamaian terbuka sangat lebar dan perbedaan sudah tidak berarti lagi.

Jadi, apakah kamu sudah melakukan hal-hal yang dijelaskan di atas? Atau kamu punya cara menghargai perbedaan versi kamu sendiri? yang terpenting adalah jangan sampai terjadi perpecahan hanya karena sebuah perbedaan yang sebenarnya bisa disikapi dengan sangat bijaksana.

0 comments on “Cara Menghargai dan Menyikapi PerbedaanAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai Sobat Damai ?