Bencana Banjir Lebak : Komunitas di Banten Melakukan Trauma Healing

Penulis : Diky Gagan Nugraha

Duta Damai Banten menggelar trauma healing di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Lebak. Acara ini berkolaborasi dengan beberapa komunitas dan organisasi untuk menghilangkan trauma anak-anak korban banjir di kawasan Lebak. Kegiatan ini dapat terlaksanakan berkat uluran tangan dari berbagai golongan masyarakat yang kemudian dikumpulkan menjadi satu.

Ketua Criminal Law Student Assoc (CLSA) FH Untirta Hafiz Akbar Yasman menuturkan, ia tidak menyangka dengan jumlah donasi yang terkumpul. “Saat H-2 penutupan donasi yang terkumpul hanya sekitar 4 juta, tapi ketika penutupan donasi dana yang terkumpul sejumlah 11,2 juta,” ucap Hafiz, Minggu (13/12).

Hafiz juga menjelaskan, donasi ini datang dari orang-orang baik di Banten. “Alhamdulillah masih banyak orang baik di Banten yang berkenan memberi donasi untuk bencana banjir ini. Salah satu donatur kita itu datang dari Fakultas Hukum Untirta, lalu ada juga dari para dosen dan juga dari pada relawan yang ikut memberikan sedikit rezekinya,” katanya.

Ia pun berharap agar seluruh relawan tidak harus berbuat baik ketika ada bencana saja. “Berbuat baik bisa dimana saja dan kepada siapa saja. Untuk seluruh relawan yang hadir hari ini, semoga dapat bersinergi dengan baik kedepannya,” harapnya.

Sekretaris Desa Wantisari Dani Setiawan menuturkan, keadaan desa saat ini sudah mulai kondusif dan warga sudah mulai bisa pulang kerumahnya masing-masing. Lebih lanjut, ia mengatakan kegiatan trauma healing ini sangat membantu mengurangi beban anak-anak. “Alhamdulillah kegiatan ini sangat positif dan membantu anak-anak di Desa Wantisari melupakan kejadian yang telah terjadi,” ungkapnya.

Kepada Sekolah MIN 1 Lebak Pipin Wahyudin mengatakan, dampak yang ditimbulkan dari banjir ini sangat banyak kepada anak-anak. “Banyak sekali barang-barang anak-anak yang hilang, seperti baju sekolah, tas sekolah sampai sepatu sekolahnya hilang,” katanya.

Pipin Wahyudin berharap, semoga bencana ini tidak terjadi lagi dikemudian hari. “Ini kita jadikan sebagai pembelajaran bagi kita semua. Di situasi seperti ini kita harus saling bahu membahu untuk membantu sesama, termasuk pada siswa yang terdampak banjir,” pungkasnya.

Kegiatan ini melibatkan 50 relawan yang terdiri dari berbagai komunitas di Provinsi Banten. Pesertanya terdiri dari 250 anak, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 MIN 1 Lebak. Berbagai macam permainan yang disajikan dalam acara ini membuat anak-anak tertawa gembira bersama. Di akhir acara para peserta menerbangkan balon dan mengucapkan terimakasih kepada para orang-orang baik yang membantu donasi dan menyukseskan acara ini.

0 comments on “Bencana Banjir Lebak : Komunitas di Banten Melakukan Trauma HealingAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hai Sobat Damai ?